Contoh Umbi lapis Berikut ini 10 contoh tanaman yang bereproduksi dengan cara umbi lapis, penasaran apa saja yuk langsung saja cek di bawah ini. 1. Bawang Merah Termasuk kedalam kategori tanaman umbi lapis Allium Cepa L atau biasa dikenal dengan sebutan bawang merah berkembang biak dengan cara vegetatif. Apabila bawang dibelah maka akan tampak jelas lapisan-lapisan di dalamnya. Di Indonesia bawang merah merupakan bumbu penyedap yang hampir ada disetiap jenis masakan. Selain sebagai bahan pelengkap, tanaman ini dapat dimanfaatkan sebagai obat tradisional yang populer. 2. Bawang Putih Bawang putih juga merupakan tanaman yang berkembang biak dengan cara umbi lapis. Termasuk genus Allium bawang putih sudah digunakan oleh manusia lebih dari 7.000 tahun lamanya sebagai bahBerbeda dengan jenis bawang lainnya, tanam satu ini memiliki ukuran, rasa, dan ketebalan kulit yang berbeda dengan bawang merah dan putih. Termasuk tanaman yang menyimpan cadangan makanan pada umbi, bawang bombay terbentuk dari lapisan-lapisan batang atau pelepah yang menyatu dan membesar. Karakteristik tanaman bawang bombay lainnya memiliki bunga majemuk berbentuk lingkaran bulat dengan tangkai besar yang pada bagian ujungnya tumbuh umbi-umbi kecil (bibit). 4. Bunga Bakung Bunga bakung merupakan tanaman yang berasal dari genus Lilium. Saat ini ada sekitar 110 varietas bunga bakung. Beberapa jenis bunga bakung membentuk umbi lapis dibawah tanah namun ada juga yang membentuk rhizoma atau rimpang. Tanaman ini memiliki tangkai yang kokoh, tampilan yang cantik, serta berbau harum. Tidak heran bunga ini sering dibudidayakan untuk menjadi tanaman hias. 5. Bunga Tulip Menjadi ikonik negara Belanda, Tulip ternyata salah satu tumbuhan yang dapat berkembang biak dengan cara seksual (penyerbukan) dan aseksual (tunas). Untuk yang sudah tahu, bunga tulip biasanya menghasilkan umbi lapis pada musim semi. Selain berumbi ciri khas lainnya, tanaman ini dapat tumbuh 10-70 cm, daunnya berlilin atau menyempit ke atas, dan memiliki ukuran bunga yang besar terdiri dari enam helai mahkota. 6. Bunga Amarilis Amarilis merupakan tanaman sejenis bunga bakung atau lili yang berasal dari Afrika Selatan. Bunga ini berkembang biak dengan umbi lapis dan dapat hidup sepanjang tahun. Di antara jenis lainnya, umbi amarilis yang paling mudah ditanam kembali. Tanaman ini memiliki tiga buah daun, memiliki aroma harum, dan terdapat banyak variasi warna-warna cantik mulai dari putih, kuning, merah muda, jingga, ungu, tembaga, dan hitam. 7. Bunga Narsis Ada yang narsis tapi bukan yang jago selfie, bunga narsis atau narcissus termasuk tanaman hias yang umum ditemukan di pekarangan rumah karena bentuk dan warnanya yang cantik. Bunga ini berkembang biak dengan cara umbi dan termasuk dalam keluarga amaryllidaceae. Para petani di eropa biasanya menanam umbi bunga narsis pada saat musim dingin. Narsis terbagi dalam tiga jenis Daffodil, Jonquis, dan Paperwhite. 8. Bunga Lili Hujan Zephyrantes atau lili hujan termasuk dalam 70 genus bawang-bawanangan. Tidak heran tanaman ini juga memiliki umbi. Memiliki bentuk menyerupai terompet, lili hujan banyak hidup di daerah tropis dan subtropis. Karakteristik bunga lili hujan memiliki enam lembar kelopak, memiliki wangi yang harum dan manis, daun tanaman ini memiliki bentuk seperti pita yang memanjang. 9. Bunga Lycoris Lebih dikenal dengan nama Red Spider Lily, tanaman satu ini cukup populer di negara Jepang. Masyarakat setempat memaknai bunga Lycoris sebagai lambang perpisahan. Di Indonesia, umbi bakung atau bonggol lycoris merupakan jenis tanaman hias yang banyak dijual untuk ditanam kembali. 10. Bunga Lili Rawa Hampir semua jenis lili merupakan jenis tanaman umbi lapis, termasuk bunga lili rawa. Tanaman ini banyak diperjual belikan bibitnya untuk dibudidayakan sebagai tanaman hias. Karakteristik lili rawa memiliki daun berwarna hijau yang tumbuh memanjang dari bawah ke atas, batang lili rawa dapat tumbuh sekitar 60 -180 cm, dengan bentuk bunga menyerupai lonceng.