Beberapa tahun belakangan ini, produk susu nabati makin populer dibandingkan dengan susu sapi. Salah satu susu nabati yang terkenal adalah susu kedelai. Susu ini merupakan alternatif sumber protein untuk Anda yang alergi susu sapi atau intoleransi laktosa. Kedelai sendiri kaya akan asam lemak esensial yang penting bagi kesehatan tubuh. Memang, apa saja manfaat susu kedelai? Yuk, simak di artikel berikut ini!
Macam-macam nutrisi dalam susu kedelai
Seperti namanya, susu kedelai terbuat dari kacang kedelai. Jadi, nutrisi pada susu ini kurang lebih sama dengan kacang kedelai. Tapi, banyak produsen yang menambahkan vitamin serta mineral tambahan, misalnya kalsium dan vitamin D, serta omega 3.
Secara alami, susu kedelai mengandung asam lemak dan flavonoid yang bertindak sebagai antioksidan dan antiinflamasi. Flavonoid juga memiliki senyawa yang bersifat melindungi jantung (cardioprotective).
Menurut data dari US Department of Agriculture, dalam 100 gram (g) susu kedelai terdapat:
- 90,36 g air
- 43 kalori
- 2,6 g protein
- 1,47 g lemak total
- 4,92 g karbohidrat
- 3,65 g gula total
- 123 miligram (mg) kalsium
- 15 mg magnesium
- 43 mg fosfor
- 122 mg kalium
- 47 mg natrium
- 9 mikrogram (mcg) folat atau vitamin B9
Selain itu, susu kedelai juga mengandung serat, vitamin B1, B2, B3, B3, besi, zinc, tembaga, selenium. Susu kedelai mengandung protein yang hampir sama banyaknya dengan susu sapi, tapi dengan kalori yang lebih rendah.
Berbagai khasiat susu kedelai untuk kesehatan

Minum susu kedelai dikaitkan dengan penurunan kadar kolesterol, risiko obesitas, bahkan kanker. Selain itu, sebuah penelitian juga menunjukkan bahwa wanita yang meminum susu kedelai setiap hari memiliki risiko osteoporosis 56% lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang tidak meminumnya.
Ternyata, susu kedelai pun dapat membantu meringankan gejala menopause, seperti sensasi rasa panas (hot flashes) dan berkeringat di malam hari. Kedelai juga diduga dapat membantu memelihara fungsi kognitif wanita berusia di bawah 65 tahun.
Khasiat susu kedelai lainnya tidak terlepas dari kandungan nutrisi di dalamnya. Berikut ini adalah sejumlah manfaat susu kedelai, antara lain:
1. Menjaga kesehatan jantung
Susu kedelai mengandung protein yang dibutuhkan tubuh sebagai energi untuk pertumbuhan. Asam amino dan isoflavon yang terkandung dalam susu kedelai berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
Ada studi yang menyimpulkan bahwa susu kedelai mampu menurunkan tekanan darah lebih baik dibandingkan dengan susu sapi pada pasien dengan hipertensi ringan sampai sedang. Meskipun begitu, efektivitas susu kedelai terhadap kesehatan jantung belum terbukti secara ilmiah.
Untuk memastikan kesehatan jantung Anda, coba konsumsi Blackmores Odourless Garlic. Blackmores odourless garlic adalah suplemen bawang putih yang dapat membantu mengontrol tekanan darah untuk jantung sehat dan mencegah penyakit dari virus seperti influenza, anti jamur dan anti bakteria
2. Memelihara kesehatan tulang dan mencegah osteoporosis
Berkat vitamin D yang ditambahkan ke dalamnya, mengonsumsi susu kedelai bisa membantu menjaga kesehatan tulang. Manfaat susu kedelai lainnya adalah mengurangi kemungkinan terjadinya osteoporosis pada wanita paska menopause.
Osteoporosis merupakan risiko yang dialami wanita berusia di atas 50 tahun. Kurangnya kalsium dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya penyakit tersebut.
3. Melindungi sel tubuh dari radikal bebas
Antioksidan yang terdapat pada susu kedelai akan merusak rantai radikal bebas dan melindungi sel tubuh dari kerusakan akibatnya. Radikal bebas bisa merusak sel tubuh dan menyebabkan penyakit kronis seperti jantung dan obesitas, serta obesitas.
Susu kedelai juga melindungi hati dan menurunkan stres oksidatif di dalam tubuh. Secara tidak langsung, antioksidan mampu mencegah kemungkinan terjadinya penyakit-penyakit tersebut.
4. Mencegah obesitas dan menurunkan kolesterol
Obesitas dapat terjadi pada pria maupun wanita setelah menopause. Isoflavon pada susu kedelai memiliki efek hormonal yang dapat menghambat adipogenesis yang dapat menurunkan pelebaran dari jaringan lemak. Hal ini turut mempengaruhi dalam menurunnya kadar LDL kolesterol dalam darah dan dapat mencegah terjadinya penyakit jantung.
5. Melancarkan pencernaan
Susu kedelai diketahui memiliki banyak protein, lemak, dan karbohidrat yang baik untuk tubuh. Manfaat yang didapatkan dari susu kedelai ini didapatkan dari antioksidan isoflavon yang terkandung di dalamnya. Isoflavon pada susu kedelai juga baik dalam meningkatkan penyerapan makanan oleh usus sehingga pencernaan menjadi lebih lancar.
Disamping lima manfaat susu kedelai di atas, berikut ini merupakan khasiat lain dari susu kedelai, diantaranya:
- Mencegah anemia. Vitamin B12 membantu memproduksi sel darah merah sehingga mengurangi risiko anemia. Sumber vitamin B12 lain yang bisa Anda peroleh ialah telur dan produk susu. Namun, kalau Anda menganut vegetarian atau memiliki alergi terhadap susu sapi, konsumsi susu kedelai dapat membantu melengkapi kebutuhan vitamin B12 harian.
- Memelihara daya tahan tubuh. Susu kedelai juga mengandung mineral zinc yang penting untuk sistem kekebalan tubuh.
- Mengurangi lemak darah. Kedelai tinggi akan kandungan asam lemak dan beberapa produk telah diperkaya dengan omega 3. Asam lemak esensial tersebut dapat membantu mengurangi kadar lemak darah (kolesterol total dan trigliserida). Itulah sebabnya, minum susu kedelai bisa membantu mengurangi risiko penyakit jantung koroner dan serangan jantung.
- Menurunkan risiko kanker. Konsumsi sebanyak 10 mg kedelai per hari dapat menurunkan risiko kambuhnya kanker payudara hingga 25%. Antioksidan berupa zat genistein diduga dapat menghambat pertumbuhan sel kanker bila dikonsumsi dalam jumlah yang cukup.
Karena kandungan nutrisinya yang beragam ini, susu kedelai pun baik dikonsumsi oleh ibu hamil. Manfaat susu kedelai untuk ibu hamil bisa didapatkan bila Anda meminumnya rutin, asalkan jumlahnya tidak berlebihan.
Risiko mengonsumsi susu kedelai
Walau memiliki beragam zat gizi penting bagi tubuh, susu kedelai pun mempunyai risiko dan efek samping tersendiri. Konsumsi kedelai sebanyak 30 gram per hari selama sebulan diduga dapat meningkatkan risiko gangguan fungsi tiroid.
Senyawa isoflavon dalam kedelai diduga berkaitan dengan menurunnya jumlah sperma. Tapi, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui kebenaran dari pernyataan tersebut.
Di atas telah disebutkan bahwa susu kedelai bisa dijadikan alternatif untuk susu sapi. Tetapi, tidak semua orang cocok dan bisa minum susu kedelai, terutama bayi yang alergi. Dengan demikian, sebelum memutuskan untuk memberikan susu berbahan kedelai pada anak, diperlukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
Kedelai mengandung fitoestrogen yang secara alami dihasilkan oleh tanaman. Untuk sebagian orang, senyawa kimia ini dapat berdampak negatif pada tubuh. Tubuh secara alami memproduksi hormon estrogen, sementara fitoestrogen hampir sama dengan hormon estrogen. Makanya, mengonsumsi susu kedelai berlebihan dapat menyebabkan peningkatan kadar hormon estrogen dalam tubuh.
Jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar, Anda akan mendapatkan manfaatnya bagi tubuh. Plus, susu ini tidak menimbulkan masalah selama dikonsumsi dalam jumlah yang cukup.
Konsumsi kedelai dalam bentuk apa pun, perlu diimbangi dengan berbagai buah dan sayuran, biji-bijian utuh, dan produk protein lainnya. Tubuh Anda membutuhkan bermacam-macam nutrisi dari beragam jenis makanan.
Karenanya, jangan hanya mengandalkan susu kedelai untuk memenuhi kebutuhan zat gizi harian Anda. Makanlah variasi makanan dari kelompok yang berbeda supaya nutrisi yang Anda peroleh pun bervariasi.
Ingin tahu apakah gaya hidupmu sudah sehat? Unduh aplikasi Jovee! Dengan Jovee anda dapat melihat rekomendasi suplemen sesuai dengan kebutuhan personalmu. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee.


